Tak Jadi Beli Burung, Pemuda di Karanganyar Ini Dikeroyok Anak Kades dan 5 Temannya

Bramantyo
Kapolres Karanganyar AKBP Muh Syafii Maula menunjukkan barang bukti dan foto pelaku penganiyayaan. (Foto: Bramantyo)

“Tanpa rasa curiga karena kebetulan antara AF dan korban satu organisasi, korbapun datang memenuhi undangan dari pelaku,” katanya. 

Setelah bertemu, korban meminta maaf karena tak jadi membeli burung jenis love bird. Bukannya menanggapi permohonan maaf dari E, AF justru melayangkan bogem mentah kearah korban.

Melihat AF memukul korban, bukannya memisah, rekan-rekan AF justru ikut-ikut memukul korban secara bersama-sama. Bahkan meski korban sudah terjatuh tubuhnya diinjak-injak, hingga tulang rahangnya patah dan kepalanya berdarah.

"Korban berinisial NES (21) warga Demangan, Jumantono, mengalami patah tulang dan memar di beberapa bagian," kata Kapolres saat konfrensi pers di Mapolres Karanganyar, Selasa (16/3/2021).

Setelah puas menganiyaya korban, lanjut dia, para pelaku meninggalkan E yang sudah tersingkir tidak berdaya. Untungnya warga yang melihat kondisi itu langsung membawa korban ke Rumah Sakit Dr Oen Solo.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dugaan Pengeroyokan di Bantul, Polisi Temukan Fakta Berbeda

57 tahun lalu

Sapa Teman Berujung Pengeroyokan di Bantul, 5 Orang Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

2 Tahun Buron, Pelaku Pengeroyokan Maut di Bondowoso Ditangkap di Konter HP Jember

57 tahun lalu

Pemuda Dikeroyok dan Ditikam di Gowa, Pelaku Tersinggung Ditegur Knalpot Mobil Berisik 

57 tahun lalu

Terungkap! Motif Pengeroyokan Pemuda di Tuban oleh 7 orang, Dipicu Pinjam Motor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal