Stok Minyak Goreng Masih Langka, Awas Panic Buying jelang Puasa

Ahmad Antoni
Pemerintah harus segera mengendalikan stok minyak goreng di tingkat konsumen agar tidak terjadi panic buying. (ilustrasi/Dok MPI)

Selanjutnya, pemerintah tidak bisa menyalahkan masyarakat begitu saja terkait tidak tersedianya minyak goreng di tataran konsumen. Sebagaimana pernyataan dari Kemendag yang menuding masyarakat menyetok minyak goreng di rumah masing-masing.

Hal itu justru menjadi indikasi Kemendag tidak profesional dalam menjalankan tupoksinya. Yakni mengatur ketersediaan dan distribusi minyak goreng.

"Tak perlu menyalahkan masyarakat. Itu kan tugas Kemendag untuk mengatur. Stok minyak goreng di pasar kosong, masyarakat yang disalahkan," ujar anggota Fraksi Gerindra DPRD Jateng ini.

Untuk itu, pihaknya meminta pemerintah rutin menggelar operasi pasar di banyak titik. Selain membantu masyarakat atau konsumen mendapatkan minyak goreng, hal itu juga akan meminimalisasi pihak-pihak yang ingin mendapatkan keuntungan ekonomi dengan menyetok minyak goreng.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jemaah Syattariyah di Tanah Datar Baru Laksanakan Salat Iduladha Hari Ini

57 tahun lalu

Kecelakaan di Bangkalan, Mobil Boks Muatan Minyak Goreng Tabrak Pohong hingga Terguling

57 tahun lalu

Tren Baru! Ramai Sewa iPhone Mulai Rp100.000 jelang Lebaran di Gunungkidul

57 tahun lalu

Truk Tangki Tabrak Rumah di Sumedang, Warga Berebut Tumpahan Minyak Goreng

57 tahun lalu

Polrestabes Bandung Bongkar 30 Kasus Narkoba saat Ramadan, 39 Orang Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal