Stok Minyak Goreng Kemasan di Pasar Tradisional Purbalingga Langka Jelang Ramadan

Catur Edi Purwanto
Ilustrasi - minyak goreng kemasan. Foto: dok.

PURBALINGGA, iNews.id - Stok minyak goreng kemasan di pasar tradisionalKabupaten Purbalingga mengalami kelangkaan jelang Ramadan. Para pedagang juga tidak berani menyimpan stok barang karena harganya mahal dan peminatnya berkurang. 

Kelangkaan stok minyak goreng kemasan antara lain terjadi di Pasar Segamas, Kabupaten Purbalingga. Kelangkaan terjadi karena belum ada pengiriman barang dari distributor. 

“Saya juga tidak berani menyimpan stok dalam jumlah banyak semenjak penjualan menurun,” kata salah satu pedagang sembako, Chomsiyah, Jumat (1/4/2022). 

Harga minyak goreng nonsubsidi yang sudah mencapai Rp25.000 per liter, membuat penjualan menurun. Selain minyak goreng, harga telur ayam juga mengalami kenaikan. 

Saat ini harganya menembus Rp25.000 per kilogram. Harga sebelumnya Rp21.000 per kilogram atau naik Rp4.000. Para pedagang hanya bisa berharap angka penjualan kembali normal dan stok melimpah. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kreatif! Pemuda di Purbalingga Ubah Batang Pepaya jadi Pakan Kambing Berkualitas

57 tahun lalu

Geger Peredaran Uang Palsu Jutaan Rupiah di Tuban, 3 Pelaku Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Duh! Perempuan Paruh Baya di Tuban Belanja Pakai Uang Palsu di Pasar, Nyaris Diamuk Massa

57 tahun lalu

Hujan Badai Terjang 21 Desa di Purbalingga, Ratusan Rumah Rusak 1 Pemotor Terluka

57 tahun lalu

Kebakaran Pasar Gatak Grobogan, 20 Kios Milik Pedagang Ludes Dilalap Api

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal