Stok Lama Banyak, Pedagang di Kendal Enggan Jual Minyak Goreng Satu Harga

Eddie Prayitno
Minyak goreng yang dijual pedagang di pasar tradisional Kabupaten Kendal. Foto: iNews/Eddie Prayitno.

KENDAL, iNews.id Pedagang di pasar tradisionalKabupaten Kendal bertahan menjual minyak goreng kemasan dengan harga Rp20.000 per liter. Mereka tidak mau merugi dengan menjual harga sesuai ketentuan pemerintah. 

Para pedagang belum bersedia mengikuti kebijakan satu harga yang ditetapkan pemerintah karena stok lama masih banyak. Pedagang bersedia menurunkan harga jika mendapatkan subsidi atas stok minyak goreng yang masih tersisa. 

Selain itu, harga minyak goreng curah kemasan juga belum mengalami penurunan, dan masih dibanderol Rp20.000 per kilogram. Pedagang menilai kebijakan satu harga oleh pemerintah belum bisa diterapkan di pasar tradisional. 

Pedagang belum bisa menjual minyak goreng curah Rp11.500 per liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp13.500 rupiah, dan minyak goreng kemasan premium Rp14.000. 

“Selain masih banyak stok lama, kami belum mendapatkan subsidi. Harga beli pedagang masih cukup tinggi di atas batas harga yang sudah ditentukan,” kata Nasiroh, pedagang Pasar Kendal, Sabtu (5/2/2022). 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
2 hari lalu

Peragakan 33 Adegan, Begini Aksi Keji Tersangka Bunuh Pacar di Kendal

5 hari lalu

Olah TKP Kebakaran MTs NU 27 Kendal, Polisi Temukan Bekas Pertalite

5 hari lalu

Kebakaran Aula MTs NU 27 Kendal, Polisi Selidiki Dugaan Kesengajaan

13 hari lalu

Demo Tolak Revitalisasi Pasar Cimalaka, Ratusan Pedagang Sumedang Blokade Jalan

19 hari lalu

Viral Minyak Goreng Bansos di Grobogan Diduga Berbau Solar, Langsung Dikembalikan Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal