Informasi sementara yang didapat, pelaku MAR ini sering tidak masuk sekolah. Selain itu kerap tidak melaksanakan tugas yang diberikan guru.
“Pas pembagian soal, tiba-tiba dia datang, tahu-tahu menyerang gurunya (membacok), leher bagian belakang. Luka terbuka,” katanya.
Diketahui, setelah membacok gurunya, pelaku MAR membuang sabit alias celurit di halaman sekolah. Dia kemudian kabur menggunakan motor dan diduga mengarah ke Semarang.
Sementara korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Gubug, Purwodadi. Karena luka berat, korban dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat dr Kariadi Semarang.