Dia meyakini Maulana akan bisa menyelesaikan pendidikannya lebih cepat karena tergolong siswa yang cerdas. "Dia ambilnya S1 tapi kalau punya kecerdasan di atas rata-rata maka lulusnya bisa lebih cepat," ujarnya.
Selama di California, ia memastikan Maulana akan tinggal di asrama kampus. Untuk biaya hidupnya telah ditanggung negara sampai kuliahnya selesai.
Menurutnya, keberhasilan yang dicapai Maulana berakar dari upaya kolaborasi antara orang tua guru sehingga memunculkan komunikasi yang baik. Selain itu, diikuti lingkungan belajar yang saling kompetitif.