Sosiolog UNS Sebut Permainan Latto-Latto Bisa Jadi Perekat Hubungan Sosial

Ary Wahyu Wibowo
Ilustrasi - Sejumlah anak saat bermain latto-latto. Foto: dok.

SOLO, iNews.id - Permainan latto-latto yang tengah tren di masyarakat memiliki sisi positif karena dapat mendorong adanya interaksi sosial. Permainan ini juga dapat dimanfaatkan orang tua sebagai momentum menjauhkan anak-anak dari gadget. 

Permainan latto-latto kini tak hanya dimainkan oleh anak-anak. Namun juga orang dewasa hingga tokoh publik turut memainkan.

Latto-latto atau yang dikenal di Jawa Tengah sebagai "etek-etek" merupakan permainan yang dimainkan dengan cara membenturkan dua bola dari plastik polimer yang diikat menggunakan tali. 

Permainan ini dinamai "etek-etek"’ karena apabila dua bola plastik saling berbenturan akan menimbulkan bunyi "etek-etek". 

"Latto-latto yang dimainkan secara langsung membuat adanya interaksi sosial satu sama lain. Munculnya kembali permainan ini memiliki fungsi perekat hubungan sosial," kata Sosiolog Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo Dr Drajat Tri Kartono, Jumat (13/1/2023). 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prihatin Situasi Politik saat Ini, UNS Ingatkan DPR dan Pemerintah Miliki Kepekaan Sosial

57 tahun lalu

Guru Besar Fakultas Hukum UNS Kaget Ditunjuk Jadi Mediator Gugatan Ijazah Jokowi

57 tahun lalu

UNS-Kota Solo Didapuk jadi Tuan Rumah 16th EASTS Conference 2025

57 tahun lalu

Sosok Prof Pranoto, Guru Besar UNS Penemu Adsorben Lempung Ajaib Alofan

57 tahun lalu

Brutal, Kiper Injak Leher Pemain Lawan di Turnamen Futsal Kampus UNS Solo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal