Sesumbar Kertajaya Raja Kediri hingga Kekalahan di Tangan Pasukan Ken Arok

Avirista Midaada
Perang Ganter, sebuah pertempuran antara dua penguasa Jawa rival pada awal abad ke-13 antara Ken Arok melawan melawan Raja Kertajaya dari Kediri. (Foto/Istimewa)

MALANG, iNews.id - Kertajaya penguasa Kerajaan Kediri sesumbar kerajaannya tidak bisa dikalahkan siapa pun, kecuali oleh Dewa Syiwa atau Bhatara Guru. Pernyataan ini menyebar ke Tumapel, wilayah bawahan Kerajaan Kediri hingga terdengar di telinga Ken Arok.

Mendengar hal itu, Ken Arok mulai mempersiapkan diri menaklukkan Kerajaan Kediri. Dia lantas mengambil nama Bhatara Guru. Nama itu sengaja dipakai untuk menyerang Kerajaan Kediri sebagaimana disarikan dari "Hitam Putih Ken Arok: Dari Kejayaan Hingga Keruntuhan".

Rencana Ken Arok untuk menyerang Kerajaan Kediri memang sudah disusunnya jauh-jauh hari melibatkan emosi keagamaan. Strategi Ken Arok memanfaatkan kaum brahmana ini berhasil dengan mulus. Ken Arok pun semakin melancarkan gerakan adu domba, antara kaum brahama dengan Kertajaya. Apalagi Raja Kertajaya juga kian bertindak sewenang-wenang.

Ketika suasana semakin panas dan strategi yang dipersiapkan Ken Arok sudah matang, dia menggunakan nama Bathara Guru langsung mengerahkan seluruh pasukannya ke Kediri.

Prabu Kertajaya pun tak mau kalah. Dia mengerahkan pasukannya, terutama pasukan gajahnya yang sangat terkenal untuk mengadang prajurit Tumapel.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pertempuran Tegal dan Cilacap, Jejak Perlawanan ALRI Terhadap Agresi Militer Belanda 1947

57 tahun lalu

Dansatgas Merah Putih TNI Ungkap Tantangan Misi Kemanusiaan ke Gaza: Masuk Area Pertempuran

57 tahun lalu

Jejak Airlangga, Sang Raja Besar Jawa di Kerajaan Kahuripan dan Kediri

57 tahun lalu

Detik-Detik Pasukan Ken Arok Mengepung Tumapel, Tunggul Ametung di Ujung Kekuasaan

57 tahun lalu

Kisah Raja Kediri Kertajaya Minta Disembah Seperti Tuhan, Tewas di Tangan Ken Arok!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal