Sektor Usaha Kolaps, Pengusaha di Salatiga Tetap Dukung PPKM Darurat

Angga Rosa
Petugas Kepolisian dan Dishub saat menutup Jalan Jenderal Sudirman guna mengurangi aktivitas masyarakat di jantung Kota Salatiga. (Foto/Ist)

SALATIGA, iNews.id - Penerapan PPKM darurat mengakibatkan beberapa sektor usaha di Kota Salatiga kolaps. Meski demikian, para pelaku usaha tetap mendukung PPKM darurat guna menekan kasus Covid-19. 

Ketua Persatuan Hotel dan Restauran Indonesia ( PHRI) cabang Salatiga Arso Adji mengatakan, penerapan PPKM darurat berdampak besar pada dunia usaha. Namun para pelaku usaha konsisten mendukung penerapan PPKM darurat demi ke depan yang lebih baik lagi.

"Kalau Covid-19 tidak tertangani, maka dampaknya akan lebih besar lagi pada dunia usaha. Maka dari itu, kami mendukung kebijakan PPKM," kata Arso, Kamis (15/7/2021).

Dia mengatakan, pada saat kasus Covid-19 landai, dunia usaha di Salatiga mulai bangkit dan ekonomi terus menggeliat. Namun ketika kasus Covid-19 tinggi lagi, perekonomian anjlok lagi. 

"Karena itu, kami ajak masyarakat untuk mendukung PPKM darurat. Patuhi aturan PPKM demi kebaikan ke depan," ujar pelaku usaha kuliner ini.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung

57 tahun lalu

Niat Tolong Orang, Remaja di Salatiga Malah Ikut Masuk Jurang 10 Meter

57 tahun lalu

Kerangka Pria Ditemukan di Kontrakan Salatiga, Warga Curiga Penghuni 7 Bulan Tak Terlihat

57 tahun lalu

Kredit Perumahan Tersendat, Perindo Bali Desak Evaluasi Kebijakan Perbankan

57 tahun lalu

Tren Baru! Ramai Sewa iPhone Mulai Rp100.000 jelang Lebaran di Gunungkidul

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal