Jika ada peralatan, pihaknya siap jemput bola melayani. Kasihan, apalagi kalau nunggu lama. Mestinya kami bisa datang ke rumah, direkam, langsung cetak sekalian,” ucapnya.
Mengenai hasil cetakan KTP elektronik yang tidak utuh, petugas Dispendukcapil memilih pasrah. Begitu dikomplain pemohon, maka diupayakan cetak ulang. “Tapi jika nggak ada komplain, ya diberikan saja,” tuturnya.
Pihaknya telah melaporkan kondisi ini kepada Sekda Rembanga agar ditindaklanjuti. Ia berharap ada kucuran dana tak tersangka karena sudah sangat mendesak diatasi.