Pedagang lain, Radinem mengatakan, sejak ada arahan dari pemerintah terkait penurunan harga minyak goreng, hingga saat ini ia belum menjual komoditas tersebut.
"Sebetulnya saya punya banyak stok minyak goreng, tapi sama pabriknya diminta agar jangan dijual. Mau ditukar dengan yang baru, mungkin ada kaitannya dengan penurunan harga ini," katanya.
Ia mengatakan, saat ini harga minyak goreng masih di angka tinggi. Sebelum mengalami kenaikan, harga minyak goreng di angka Rp11.000-12.000 per liter.
"Sekarang harganya di kisaran Rp17.000-18.000/liter. Sudah hampir satu tahun ini harganya kan naik terus," katanya.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo Heru Sunardi mengatakan, sesuai dengan arahan dari Menteri Perdagangan, maka para pedagang diberikan kelonggaran waktu hingga tujuh hari.