Sejarah Lawang Sewu,  Gedung Peninggalan Belanda jadi Markas Militer Jepang: Konon Banyak Arwah

Komaruddin Bagja
Sejarah Lawang Sewu (Foto: Istimewa)

Selama masa pendudukan Jepang di Indonesia pada Perang Dunia II, Lawang Sewu digunakan sebagai markas militer Jepang. Setelah Indonesia merdeka, bangunan ini diambil alih oleh pemerintah Indonesia dan digunakan sebagai kantor pusat Departemen Perhubungan sampai tahun 2004.

Namun, selain memiliki sejarah sebagai kantor pusat perusahaan kereta api dan Departemen Perhubungan, Lawang Sewu juga dikenal karena mitos-mitos yang terkait dengan bangunan ini. 

Konon, Lawang Sewu dihuni oleh arwah-arwah penjajah Belanda dan tentara Jepang yang pernah menduduki bangunan ini. Mitos tersebut menambah daya tarik Lawang Sewu sebagai tempat wisata sejarah yang populer di Indonesia.


Daya tarik Lawang Sewu

Lawang Sewu memiliki banyak daya tarik sebagai tempat wisata sejarah yang populer di Indonesia. Berikut ini beberapa daya tarik utama dari Lawang Sewu:

1.Arsitektur Bangunan yang Indah

 Lawang Sewu adalah contoh arsitektur Belanda yang indah dengan sentuhan gaya Art Nouveau. Bangunan ini memiliki banyak kubah, balai, dan jendela kaca yang besar yang menambah keindahan bangunan.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sewa Mobil Semarang: Solusi Nyaman, Murah, dan Praktis untuk Perjalanan Anda

57 tahun lalu

Déjà vu Escape Room di Lawang Sewu, Membuka Lorong Waktu Era Kolonial

57 tahun lalu

Lawang Sewu untuk Pertama Kalinya Jadi Tempat Salat Id, Dihadiri Ribuan Jemaah

57 tahun lalu

KAI Berkolaborasi dengan IRPS-3D Zaiku Cetak 3 Rekor MURI, Ada Miniatur Lokomotif Terbesar

57 tahun lalu

Hari Kedua Lebaran, Lawang Sewu Semarang Ramai Dikunjungi Wisatawan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal