“Setelah ini saya akan mengikuti arahan-arahan dari Pak Rudy,” kata dia.
Penuturan senada disampaikan Teguh Prakosa kepada awak media. Menurut Teguh sebagai kader partai dirinya harus siap melaksanakan apa pun perintah partai, termasuk untuk menjadi jika dijadikan cawawali Solo pendamping Gibran.
“Harus siap. Artinya Mas Gibran ini kan pasangan muda. Sehingga saya harus bisa mengikuti apa saja kemauan anak muda. Bisa mengikuti langkahnya yang rapi, punya wawasan luas. Semoga dapat bermanfaat untuk masyarakat,” ucapnya.
Sebagai kader PDIP yang sudah lebih dulu berkecimpung dalam dunia politik dan pemerintahan, Teguh juga siap mengingatkan Gibran bila dirasa perlu. Menurut Teguh, komunikasi yang cair menjadi kunci penting keberhasilan.