"Telah terjadi penganiayaan berat yang menyebabkan satu orang meninggal," ujar AKP Edi.
Berdasarkan keterangan sementara, pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan yang kerap kambuh. Jenazah korban telah dimakamkan di desa setempat.
Hingga kini, sejumlah korban luka berat masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan psikologis untuk memastikan kondisi kejiwaan pelaku.