Ribuan Nelayan di Cilacap Tak Meluap Akibat Gelombang Tinggi

Antara
Sejumlah perahu nelayan di Pantai Kemiren, Kabupaten Cilacap ditambatkan di daratan untuk mengantisipasi dampak gelombang tinggi. Foto: ANTARA/Sumarwoto.

CILACAP, iNews.id - Ribuan nelayan di Kabupaten Cilacap tidak melaut karena gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Tengah. Mereka yang tidak melaut mayoritas merupakan nelayan kecil.

"Kemarin sih masih ada yang nekat melaut meskipun jarak dekat. Namun hari ini mayoritas berhenti melaut dan memilih menambatkan perahunya di daratan, mungkin sekitar 90 persen (total nelayan di Cilacap mencapai 12.000 orang)," kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPC HNSI) Kabupaten Cilacap Sarjono, Jumat (15/7/2022). 

Menurut dia, nelayan yang tidak melaut mayoritas merupakan nelayan-nelayan kecil dengan perahu berkapasitas di bawah 5 gross tonnage (GT).

Sementara untuk nelayan yang menggunakan kapal-kapal berukuran besar telah berangkat melaut dan saat sekarang berada di Samudra Hindia untuk mencari ikan tuna, cakalang, dan sebagainya.

Sarjono mengakui jika sebagian nelayan kecil (nelayan tradisional) sempat nekat melaut meskipun gelombang tinggi sudah sering terjadi.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
4 hari lalu

Banjir Rob Terjang Pesisir Situbondo, 7 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi

4 hari lalu

Nelayan Diserang Buaya saat Memanah Ikan di Pasangkayu, Selamat usai Melawan

5 hari lalu

Paus Terdampar di Pantai Perancak Jembrana, Warga Berjibaku Evakuasi Dorong ke Laut

25 hari lalu

Warga Cilacap Hilang Misterius di Hutan Nambo Girang, Tim SAR Turun Tangan

1 bulan lalu

Kekeringan Mulai Landa Cilacap Jateng, 2 Desa Krisis Air Bersih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal