Resmikan Fasilitas RDF di TPST Cilacap, Luhut: 28.000 Ton Sampah per Hari Bisa Selesai

Antara
Direktur Manufaktur PT SBI Tbk Lilik Unggul Raharjo (kiri) saat menjelaskan cara kerja fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) kepada Menko Marives Luhut B. Pandjaitan (kanan) (Foto: Tangkapan Layar Zoom/Sumarwoto)

CILACAP, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B Pandjaitan meresmikan fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Desa Tritih Lor, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Luhut memastikan, adanya RDF tersebut bisa mengatasi 28.000 ton sampah per hari.

Peresmian yang disiarkan secara langsung melalui aplikasi Zoom dan Youtube, Selasa (21/7/2020), juga dihadiri Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, dan pejabat dari sejumlah kementerian.

"Kita sepakat mau membikin copy ini saja. Jadi ini, 28.000 ton sampah per hari ini bisa kita selesaikan," katanya.

Luhut mengatakan, BPPT akan terlibat sehingga semuanya buatan dalam negeri atau buatan anak bangsa. Oleh karena itu, dia akan segera melaporkan masalah RDF kepada Presiden Joko Widodo. Selanjutnya akan mengusulkan rapat internal agar bisa segera dibuat karena biaya pembuatannya berkisar Rp70 miliar hingga Rp80 miliar per unit.

"Kalau nanti BPPT bikin lebih banyak, saya kira cost-nya bisa turun, sehingga nanti di berbagai kota yang sampahnya kira-kira 200 ton ke bawah, mesin seperti ini sudah bisa kita lakukan. Atau, nanti beberapa kecamatan-kecamatan tertentu juga bisa kita laksanakan," katanya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sampah Berserakan Usai Konvoi Kemenangan Persib Bandung, Botol hingga Sisa Mercon

57 tahun lalu

Penampakan Ratusan Napi Risiko Tinggi Dipindahkan ke Nusakambangan

57 tahun lalu

Cilacap Geger! Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Kolam Ikan, Kondisi Membusuk

57 tahun lalu

Hujan Deras, Tebing Longsor di Cilacap Putus Akses Jalan Penghubung Desa

57 tahun lalu

Bupati Cilacap dan Sejumlah Pejabat Terjaring OTT KPK, Diperiksa di Polresta Banyumas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal