Rencana Kenaikan Cukai Hasil Tembakau Kembali Hantui Petani Temanggung

Antara
Ilustrasi - seorang petani menjemur tembakau di daerah Bulu, Kabupaten Temanggung. Foto: ANTARA/Heru Suyitno.

"Cukuplah kami petani tembakau dihadapkan pada tantangan iklim dan cuaca. Rencana kenaikan cukai oleh pemerintah hanya akan menambah beban petani. Mohon pemerintah jangan lagi menaikkan cukai, bantu kami agar jerih payah petani dihargai," ucapnya. 

Lebih berat lagi, rencana kenaikan tarif cukai ini bisa menurunkan permintaan tembakau dan cengkih oleh pabrik rokok. Dampak dari rencana kenaikan cukai rokok juga akan dirasakan sektor lain.

"Di pabrik rokok akan berdampak pada pengurangan jam kerja dan upah buruh. Pabrik rokok pada akhirnya akan mencari tembakau dan cengkih dengan harga semurah-murahnya," katanya.

Ia berharap agar pada masa panen tembakau kali ini ada sinergitas antarsemua komponen dan yang paling penting ada budaya saling menghormati.

Menurut dia, pihak pabrik harus bisa memetakan berapa luasan lahan pertanian tembakau di Kabupaten Temanggung dengan hasil yang didapat. Dengan demikian, kualitas tembakau Temanggung tetap bisa dipertahankan dan petani bisa mendapatkan untung sesuai dengan nilai tukar pertanian.

"Kami berharap ada saling pengertian antara petani, pengrajang, pedagang, dan pabrikan. Mari bekerja sama saling menghormati agar semua bisa bekerja dengan baik dan mendapatkan keuntungan di panen raya tembakau tahun ini," katanya.

Sementara memasuki awal panen tembakau di Kabupaten Temanggung tahun 2021, harga tembakau di tingkat petani berkisar Rp40.000 hingga Rp60.000 per kilogram.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
3 hari lalu

Pengedar Narkoba di Temanggung Ditangkap, Barang Bukti 12 Paket Sabu dan Ganja

14 hari lalu

Letkol Inf Richie Fadly Jabat Dandim Temanggung, Ini Pesan Danrem Pamungkas

1 bulan lalu

Kasus Kematian Satu Keluarga di Temanggung, Polisi: 4 Korban Keracunan Gas

2 bulan lalu

Terungkap! 4 Orang Sekeluarga Tewas di Posong Temanggung Dikenal Hobi Kamping

2 bulan lalu

Keraton Yogya Berduka, Bagas Korban Tewas saat Glamping Ternyata Fotografer Tundha Yekti

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal