Rencana Ekspor Produk Olahan Kedelai, Perajin Tahu Tempe Diminta Berinovasi

Angga Rosa
Ketua Puskopti Jawa Tengah Sutrisno Supriyantoro menandatangani perjanjian kerja sama dengan Puskopti Nusa Tenggara Barat saat RAT Gakoptindo di Salatiga. Foto: Sindonews/Angga Rosa.

"Kalau bahan baku impor, mestinya jual produk harus di atas biaya produksi. Saat ini, harga produk olahan kedelai di luar negeri cukup tinggi dan ada peluang. Ini harus dikejar agar perajin tahu tempe bisa berkembang," ujarnya.

Ketua Puskopti Jawa Tengah Sutrisno Supriyantoro mengatakan, untuk mengembangkan usaha perajin tahu tempe, Puskopti Jateng juga menjalin kerja sama dengan Puskopti Nusa Tenggara Barat. Perajin tahu tempe di Jateng siap menopang kebutuhan tahu tempe di Nusa Tenggara Barat.

"MoU sudah kami tandatangani. Kami siap membantu Puskopti Nusa Tenggara Barat dalam memenuhi kebutuhan tahu tempe di daerah Nusa Tenggara Barat," katanya. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wow, Pesantren di Sipirok Tapsel Ekspor Perdana Kopi ke Brunei Darussalam

57 tahun lalu

Polisi Tangkap 4 Orang Komplotan Pencurian Sepatu Ekspor di Majalengka

57 tahun lalu

Kedelai Mahal, Perajin Tempe di Mojokerto Terpaksa Kurangi Ukuran

57 tahun lalu

Harga Kedelai Melejit, Perajin Tempe Cimahi Berusaha Tak Mogok Produksi

57 tahun lalu

Ekspor Produk Gula Semut Kulonprogo Terkendala Sertifikasi Organik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal