“Kami mengaku geram dengan ulah perangkat desa karena telah memberi contoh tidak layak bagi warga desa. Warga menginginkan dua perangkat desa itu langsung dipecat dari jabatanya,” katanya.
Tindakan asusila yang dilakukan oleh dua orang perangkat desa ini terbongkar setelah beberapa warga memergoki sedang berbuat mesum. Kabar aksi mesum kedua perangkat desa ini,kemudian tersebar luas ke warga dan memicu reaksi kemarahan warga.
Kasus asusila yang menyeret nama perangkat desa saat ini ditangani Pemkab Purbalingga untuk diproses di tingkat kabupaten.