"Barang siapa yang mengucapkan kalimat berikut di saat pagi dan petang hari sebanyak tujuh kali, niscaya Allah akan memberinya kecukupan dari apa yang menyusahkannya," yaitu: Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal, dan Dia adalah Tuhan yang memiliki Arasy yang agung.
Ibnu Asakir di dalam biografi Abdur Razzaq telah meriwayatkannya dari Umar melalui riwayat Abu Zarah Ad-Dimasyqi, dari Abdur Razzaq, dari Abu Sad Mudrik ibnu Abu Sad Al-Fazzari, dari Yunus ibnu Maisarah ibnu Hulais, dari Ummu Darda.
Dia pernah mendengar Abu Darda berkata bahwa tidak sekali-kali seorang hamba mengucapkan: Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal, dan Dia adalah Tuhan yang memiliki Arasy yang agung. sebanyak tujuh kali —baik ia membenarkannya ataupun berdusta— melainkan Allah memberinya kecukupan dari apa yang menyusahkannya.
Berkaitan dengan dua ayat surat At Taubah, dalam Tafsir Ibnu Katsir dijelaskan bahwa Ibnu Abbas mengatakan bahwa ayat Alquran yang paling akhir penurunannya ialah firman Allah Swt: "Sesungguhnya telah datang kepada kalian seorang rasul dari kaum kalian sendiri". (At-Taubah: 128).
Abdullah ibnu Imam Ahmad mengatakan bahwa telah menceritakan kepada kami Rauh, telah menceritakan kepada kami Abdul Mumin, bahwa mereka menghimpunkan Alquran di dalam mushaf-mushaf di masa pemerintahan Abu Bakar radhiyallahuanhu.