SOLO, iNews.id - Pernyataan putra mahkota Keraton Kasunanan Surakarta (Keraton Solo) Gusti Raden Mas Suryo Aryo Mustiko di akun Instagramnya yang menyebut “Nyesel gabung republik" menuai polemik. Reaksi datang dari internal Keraton Solo.
Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Solo, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Koes Moertiyah Wandansari (Gusti Moeng) mengatakan, setiap ada festival keraton diselenggarakan musyawarah agung.
“Untuk diketahui, itu adalah pernyataan pribadi. Bukan dari sikap atau dari Keraton Surakarta Hadiningrat,” ujar GKR Koes Moertiyah Wandansari (Gusti Moeng), Selasa (4/3/2025).
Dalam musyawarah agung, kata dia semua sepakat untuk bisa menjaga komitmen dari para leluhur yang sudah bersama-sama seluruh Nusantara mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Jadi ini yang perlu diketahui, bahwa kami semua dari keraton-keraton Nusantara tetap berdiri seperti yang disampaikan atau seperti yang sudah diinginkan oleh para leluhur kami,” kata Sekjen Forum Komunikasi dan Informasi Keraton Nusantara ini.