Presiden Jokowi Berharap Vaksinasi Covid-19 Dapat Lindungi Ulama dan Pemuka Agama

Fahreza Rizky
Presiden Jokowi saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk ulama, tokoh lintas agama, santri di MAJT Semarang. (tangkapan layar youtube)

SEMARANG, iNews.id - Usai meninjau vaksinasi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),  Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk ulama, tokoh lintas agama, dan para santri di Convention Hall, Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Semarang, Rabu (10/3/2021).  Presiden tampak melihat langsung proses vaksinasi untuk para peserta. 

Jokowi juga menyempatkan diri berbincang-bincang dengan ulama dan tokoh lintas agama yang hadir. Presiden mengatkan, pelaksanaan vaksinasi untuk ulama, tokoh lintas agama dan santri berlangsung sangat rapi dan lancar. Ia berharap vaksinasi ini dapat melindungi para pemuka agama dari paparan Covid-19.

"Saya melihat berjalan dengan baik, manajemennya rapi, prosesnya lancar, dan kita berharap beliau-beliau yang telah divaksin bisa terlindungi agar tidak terpapar Covid-19, dan aktivitasnya di dalam rangka keagamaan bisa berjalan dengan baik," kata Jokowi.

Pihaknya mendorong vaksinasi untuk ulama, tokoh agama dan santri bisa dilakukan juga di daerah lainnya. Dengan demikian herd immunity atau kekebalan komunal dapat terbentuk, sehingga masyarakat bisa terbebas dari virus corona.

"Kita berharap di provinisi-provinsi lain agar mendorong mengajak para ulama, tokoh lintas agama, dan santri untuk juga berbondong-bondong diberikan vaksinasi, sehngga kita harapkan semakin hari semakin banyak warga kita yang divaksinasi," katanya.

"Dan ini akan memberikan herd immunity, kekebalan komunal dan kita berharap laju penularan Covid-19 bisa kita hentikan, bisa kita cegah," ujar dia.

Dalam kunjungan di Semarang, Jokowi didampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan  Gubernur Jawa TengahGanjar Pranowo.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jurnalis Protes Buang ID Card usai Diusir Liput Arahan Gubernur Pasca-OTT Bupati Pekalongan

57 tahun lalu

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Bantah Bersama Bupati Fadia Arafiq saat OTT KPK

57 tahun lalu

Gubernur Jateng Respons KPK Tangkap Bupati Pekalongan: Jadi Pembelajaran Pejabat Publik

57 tahun lalu

Banjir Putus Jalur Grobogan-Semarang, Gubernur Jateng Target Perbaikan Tuntas 1 Minggu

57 tahun lalu

Tuntutan Dikabulkan, Buruh Bersorak UMP Jateng 2026 Naik 7,28 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal