Secara hasil, pelaksanaan PPKM jilid pertama di Jateng kata dia, sudah menunjukkan hasil positif. Dari tingkat penanganan rumah sakit, saat ini Bed Occupacion Rate (BOR) atau angka rata-rata keterisian tempat tidur di rumah sakit Jateng berada di bawah 60 persen semuanya.
"Jadi capaiannya muncul dari sisi penanganan kesehatan. Tempat tidur isolasi dan ICU semuanya terkendali. Bahkan untuk tempat isolasi terpusat yang kami sediakan, sampai hari ini tidak pernah penuh," ujarnya.
Memang menurutnya masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, khususnya pada tingkat partisipasi masyarakat. Nantinya, potensi-potensi kerumunan akan dilakukan penataan dengan baik, seperti pasar, mall dan sebagainya.
"Ada banyak yang bisa dilakukan disisa waktu seminggu ini. Penataan-penataan di tingkat Kabupaten/Kota yang ada yang mengalami peningkatan. Tadi dilaporkan pak Menko, ada beberapa Kabupaten/Kota yang mengalami peningkatan di Jateng selama PPKM, yakni Kabupaten Semarang, Kota Solo dan Kabupaten Jepara. Nanti tiga ini akan kami dampingi agar kemudian bisa terkendali," ujarnya.
Pihaknya akan melakukan evaluasi secara menyeluruh pada rapat koordinasi Senin (1/2/2021). Nantinya, akan di bahas tentang pelaksanaan PPKM itu dan berbagai agenda perbaikan akan dibahas bersama bupati/wali kota.
"Besok (hari ini) akan kami bahas, termasuk tiga daerah yang disebut ada kenaikan itu. Kita akan rapat untuk melakukan perbaikan-perbaikan," ujarnya.