Potret Memprihatinkan Korban Banjir Pekalongan, Mengungsi di Bantaran Rel Kereta Api

Suryono Sukarno
Warga terpaksa mengungsi di bantaran rel KA akibat rumahnya tergenang banjir cukup tinggi. (Suryono Sukarno)

PEKALONGAN, iNews.id -Banjir di Pekalongan masih tinggi sekitar 80 cm sampai lebih 1 meter. Dampaknya, puluhan warga Desa Pacar Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan terpaksa mengungsi di bantaran atau tanah sebelah rel kereta api.

Mereka nekat menempati tempat yang cukup berbahaya ini agar dekat dengan rumah dan bisa mengawasi lingkungan. Sementara ribuan warga masih mengungsi dengan kondisi berdesakan dan butuh makanan, obat serta pakaian.

Abdurrahman, salah satu warga terpaksa mendirikan tenda darurat menggunakan bahan seadanya sebagai tempat tinggal. Banjir sedada di dalam rumahnya membuat aktivitas memasak, bekerja dan aktivitas lain tak bisa dilakukan lagi.

“Saya mendirikan tenda darurat yang berjarak kurang dari dua meter dari rel kereta api ini. Saya memasak, tidur,  juga melakukan aktivitas lainnya,” katanya, Senin (2/1/2023).

Dia menggunakan bantaran rel kereta api untuk mengungsi karena agar lebih dekat dengan rumah sambil bisa mengawasi lingkungan. selain itu kondisi pengungsian sangat berdesakan dan jauh dari rumahnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tampang Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan yang Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

57 tahun lalu

Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan Ditangkap, Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

57 tahun lalu

Hujan Deras dan Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Pati Terendam Banjir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal