Di jeda pertunjukkan Wayang Golek Santri itu, juga ditampilkan tari jaipong dan jengger yang dimainkan para seniman cantik dari Pemalang. Dengan lincahnya dan luwes penari jaipong itu cukup memukau para penonton yang hadir.
Sementara dialog laras budaya bertema Pagelaran Wayang Golek Santri juga digelar di Jalan Urip Sumoharjo, Pelutan, Kecamatan/Kabupaten Pemalang pada Rabu (24/8) malam.
DPRD Jateng akan terus berupaya menjaga kelestarian kesenian daerah, dan kearifan lokal warisan leluhur ini. Selain itu juga mendorong lebih berkembang, setelah pemerintah kembali memberikan kelonggaran untuk pementasan para seniman.
Dorongan itu diwujudkan DPRD Jateng dengan menghelat pagelaran wayang golek Santri untuk membangkitkan kembali semangat aktivitas para seniman, setelah sebelumnya dua tahun lebih mereka terhenti total akibat pandemi Covid-19.
Menurut anggota Komisi B DPRD Jateng H Sofwan Sumadi, dewan akan mendorong pemberdayaan para seniman untuk terus berkembang dengan menggelar pertunjukan kesenian tradisional, sebagai upaya untuk menjaga dan melestarikan serta mengembangkan warisan leluhur itu.