POM Gerebek Pabrik Jamu Ilegal di Cilacap, Ada Tongkat Ajimat Madura hingga Kopi Jantan

Tim iNews.id
Petugas Kantor Loka Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Banyumas menggerebek tempat produksi obat jamu tradisional atau jamu ilegal di Desa Gentsasi, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap. (IST)

CILACAP, iNews.id - Petugas Kantor Loka Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Banyumas menggerebek tempat produksi obat jamu tradisional atau jamu ilegal di Desa Gentasari, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap. Petugas menyita ribuan bungkus jamu ilegal dari berbagai jenis.

"Malam hari ini kami berserta tim pengawas melakukan penindakan bersama tim dari Polsek Kroya, untuk melakukan pengawasan dan peredaran atau pembuatan obat-obatan tradisional yang tidak memenuhi syarat,”  kata Kepala Loka POM Banyumas, Suliyanto, Kamis (25/2/2022) malam.

“Hari ini kita temukan di daerah Kroya, di mana ada rumah yang memproduksi jamu ilegal, saya katakan ilegal karena tidak memenuhi dan mempunyai izin edar," katanya.

Menurut dia, dalam operasi tersebut pihaknya juga menyita beberapa produk dan bahan baku pembuatan jamu ilegal dari pemilik pabrik jamu berinisial A. Selain itu ditemukan juga barang jadi yang sudah siap kirim dengan berbagai merek antara lain ada tongkat ajimat Madura, cheng san black, bapak greng jos, kopi jantan dan urat madu.

"Dari temuan tadi emang ada beberapa produk yang bahan baku, kemudian produk setengah jadi dan juga ada produk jadi yang sudah siap untuk dikirim. Antara lain ada tongkat ajimat madura, cheng san black, bapak greng jos, kopi jantan dan urat madu," ujarnya

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
10 hari lalu

BRIN Ungkap Meteor Raksasa Jatuh di Pulau Bali setelah Meledak

28 hari lalu

Warga Cilacap Hilang Misterius di Hutan Nambo Girang, Tim SAR Turun Tangan

1 bulan lalu

Kemarau Meluas, Bali dan Nusa Tenggara Alami Hari Tanpa Hujan

1 bulan lalu

Kekeringan Mulai Landa Cilacap Jateng, 2 Desa Krisis Air Bersih

2 bulan lalu

Identitas Pedagang Cilok Ditemukan Tewas di Kontrakan Cikupa, Perantau asal Madura

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal