Kepada petugas, RMS mengaku ikut merencanakan tindak pidana pembunuhan. Selain itu, dirinya dimintai pelaku utama untuk mencarikan tempat sepi yang bisa digunakan untuk membuang jenazah korban. RMS juga membantu pelaku utama membuang jenazah korban.
“Saya dijanjikan akan diberikan uang sebesar Rp2 juta, namun baru diberikan Rp100.000 oleh pelaku utama,” katanya.
Dengan tertangkapnya RMS, polisi mendapatkan titik terang sosok pelaku utama yang saat ini masih diburu polisi dan masuk dalam daftar pencarian orang atau DPO.
Atas perbuatannya tersangka RMS dijerat Pasal 340 dan atau Pasal 339 tentang perampasan dan pembunuhan berencana dengan hukuman maksimal seumur hidup penjara.