Kapolda juga menegaskan, Polri, TNI bersama-sama masyarakat bersatu menolak aksi-aksi serupa. Dia juga berharap aksi itu tak berkaitan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas hasil Pemilu Presiden 2019.
“Yang paling penting adalah, TNI, Polri dan masyarakat, bersatu untuk menolak kegiatan-kegiatan seperti tadi malam, lempar-lempar bom molotov seperti itu,” ujarnya.
Diketahui, rumah dinas Ketua DPRD Kota Magelang Budi Prayitno yang berada di Jalan Diponegoro No 55, dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal (OTK), Rabu malam (3/7/2019). Di saat bersamaan, Kantor Unit Laka Polres Magelang juga dilempari bom molotov.
Dari pantauan iNews di Jalan Diponegoro, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang, bom bom molotov tersebut mengenai garasi mobil rumah dinas Ketua DPRD Kota Magelang. Bagian pinggir garasi tampak gosong, sisa terbakar.
Selain itu di lokasi juga ditemukan sisa pecahan botol dan beberapa paku yang berserakan. Sementara di Kantor Unit Laka Polres Magelang Kota tidak ada kerusakan yang berarti karena bom molotov dilempar di halaman belakang kantor.