Polisi Amankan 100 Orang saat Demo Ricuh Tolak UU Cipta Kerja di DPRD Jateng

Ahmad Antoni
Sindonews
Polisi mengamankan demonstran yang diduga bertindak anarkistis saat demo menolak UU Cipta Kerja di DPRD Jateng. (Foto: SINDOnews/Ahmad Antoni)

SEMARANG, iNews.id – Polisi mengamankan sekitar 100  demonstran yang diduga berbuat anarkistis saat demonstrasi menolak Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law) di DPRD Jateng, Kota Semarang, Rabu (7/10/2020).

Dalam aksi demonstrasi yang berujung ricuh itu, aparat gabungan dari Polda Jateng dan Polrestabes Semarang membubarkan paksa ribuan massa dengan tembakan gas air mata dan semprotan water cannon. 

Ribuan massa pun kalang kabut berlarian menyelamatkan diri. namun begitu polisi  mengejar pengunjuk rasa yang tetap berbuat anarkis di sepanjang Jalan Pahlawan hingga menuju kawasan Simpang Lima dan Jalan Imam Barjo.

Massa yang sebelumnya merobohkan pintu gerbang DPRD Jateng berbuat anarkis dengan melempari botol air mineral, batu, petasan hingga potongan besi pagar ke arah aparat.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Auliansyah Lubis mengatakan pembubaran massa pengunjuk rasa sudah sesuai tahapan dan undang-undang.

"Kita sudah berusaha persuasif. Namun mereka terutama massa yang tidak kita kenal (bukan mahasiswa dan buruh) berbuat anarkistis dengan melakukan pelemparan dan perusakan fasilitas publik. Karena menghiraukan himbauan terpaksa kita bubarkan," kata Kapolrestabes.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
5 hari lalu

Meriah! MPLS di SDN Purwoyoso 1 Semarang Undang Badut Sirkus meski Hanya Dapat 3 Siswa

18 hari lalu

Ledakan Mesin di Pabrik Herbal Semarang, 1 Pekerja Tewas 7 Luka Bakar

20 hari lalu

Demo Ricuh di Gedung Grahadi Surabaya, Polisi Tetapkan 4 Tersangka

24 hari lalu

Viral Siswa SMP di Semarang Diduga Dikeroyok Kakak Kelas, Polisi Turun Tangan

28 hari lalu

Pelaku Curas Ngaku Intel Polisi di Semarang Ditangkap, 1 Masih Buron

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal