Sementara pihak Polsek Petarukan dan pemerintah setempat akan terus berusaha mencari solusi dan upaya mediasi dalam hal ini untuk tetap menjaga silaturahmi.
Sebelumnya, Kapolsek Petarukan AKP Heru Irawan mengatakan masih terdapat jalan alternatif lain selebar 1 meter yang berada tepat di sebelah rumah Suharto.
“Bahkan jalur alternatif tersebut langsung menghubungkan tiga rumah warga dengan jalan pantura, jaraknya kurang lebih 50 meter,” kata Kapolsek.
Meski demikian, kata dia, Polsek Petarukan bersama Forkopimca selalu berperan aktif dalam membantu pemerintah desa Widodaren untuk menjaga kerukunan warganya.
“Diduga terdapat kesalahpahaman, sehingga kami melakukan mediasi agar kedua belah pihak dapat kembali hidup rukun dan harmonis,” katanya.
Sementara, akses masuk masih melintasi got atau selokan air dan beresiko terperosok. Jalan yang biasa dilalui sudah berdiri bangunan setengah jadi berukuran lebar sekitar 4 meter panjang sekitar 25 meter.
Saat ini kondisi empat keluarga terdiri 16 jiwa ini benar- benar kesulitan dan tidak bisa keluar rumah dengan leluasa. Apalagi ada anak kecil, balita juga orang tua.