PEMALANG, iNews.id – Polemik rumah warga yang terisolasi di Desa Widodaren, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang sedikit ada titik terang. Warga yang terisolasi bersedia meminta maaf, sedangkan pemilik lahan tetap membuka diri untuk mediasi.
Keluarga yang tersolasi bersedia memohon kepada pemilik bangunan agar diberikan jalan. Mereka bersedia meminta maaf dan berharap ada titik temu atas persoalan itu.
“Kami berharap bisa punya jalan, kami akan meminta maaf,” kata Kartiningsih, salah satu warga yang terisolasi, Jumat (12/3/2021).
Sehingga akses jalan yang selama ini biasa dilewati, bisa dibuka kembali. Kondisi empat keluarga yang berjumlah 16 orang, kini benar-benar kesulitan. Mereka tidak bisa keluar rumah dengan leluasa. Terlebih di dalamnya terdapat anak kecil, balita dan orang tua.
Sementara itu, Kusnendro, pemilik lahan mengaku masih akan berembug dengan seluruh keluarga. Ia sebelumnya tidak akan menjual tanah yang kini sudah dibangun tembok.