“Tentunya semua pihak kecewa dengan penundaan Piala Dunia U-20. Namun ada catatan terkait infrastruktur. Pemerintah dalam hal ini kementerian terkait dan pemerintah daerah tidak boleh lepas tangan soal infrastruktur,” kata Yoyok Sukawi di Semarang, Senin (28/12/2020).
“Stadion-stadion yang sudah dibenahi itu harus tetap dirawat walaupun Piala Dunianya tidak jadi. Jangan sampai Piala Dunianya tidak jadi infrastrukturnya dibiarkan. Eman-eman, biar nanti tahun 2023 Indonesia benar-benar siap kalau stadionnya dari sekarang terus dirawat,” ujar CEO PSIS ini.
Yoyok Sukawi mengatakan, situasi pandemi Covid-19 membuat stadion-stadion di Indonesia rawan untuk dibiarkan mangkrak dan tidak terurus. Apalagi kompetisi Liga 1. Liga 2, maupun Liga 3 juga tidak berlangsung karena belum turunnya dari izin Kepolisian.
“Di tengah pandemi Covid-19 kan tidak ada kompetisi, ini rawan banyak infrastruktur olahraga tak terurus. Ini yang harus jadi catatan pemerintah dan terutama yang disiapkan untuk Piala Dunia ini dirawat dengan baik," ujarnya.