Petugas Balai Konservasi Bersihkan Abu Vulkanik di Candi Borobudur

Puji Hartono
Petugas Balai Konservasi Borobudur membersihkan sisa abu vulkanik Merapi. (Foto: iNews.id/Puji Hartono)

Hingga kini petugas dari Balai Konservasi Borobudur terus membersihkan bangunan candi dari abu vulkanik secara manual menggunakan sapu halus. Selain itu, pihak Balai Konservasi juga sudah menyiagakan berbagai peralatan, petugas hingga terpal untuk menutup candi jika sewaktu-waktu terjadi letusan besar.

Sementara itu, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan dan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta terus memantau aktivitas Gunung Merapi pascaletusan freatik Rabu (23/05/2018) pukul 03.31 WIB.

Kepala Seksi BPPTKG Yogyakata, Agus Budi Santoso mengatakan, letusan itu teramati dari Pos Pengamatan Gunung Merapi Jrakah dan Kaliurang ini dengan dengan durasi 4 Menit. Tinggi kolom letusan 2.000 meter, dengan embusan angin mengarah ke arah barat daya.

Dampak yang ditimbulkan atas Letusan Freatik yakni terjadinya hujan abu di wilayah Kabupaten Magelang, terutama kawasan rawan bencana (KRB) II dan KRB III. Meliputi Desa Keningar, Sumber, Dukun, Kalibening, dengan jangkauan abu mencapai 25 kilometer (Km).

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Momen Sakral Puncak Waisak, Ribuan Lampion Diterbangkan di Candi Borobudur

57 tahun lalu

Khidmat, Ribuan Umat Buddha Ikuti Detik-Detik Waisak di Candi Borobudur

57 tahun lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas 2 Km ke Arah Barat Daya

57 tahun lalu

Panitia Temukan Kecurangan Peserta UTBK di Magelang, Gunakan Perangkat di Telinga

57 tahun lalu

Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Masih Tinggi, Warga Diminta Waspadai Awan Panas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal