Petugas Balai Konservasi Bersihkan Abu Vulkanik di Candi Borobudur

Puji Hartono
Petugas Balai Konservasi Borobudur membersihkan sisa abu vulkanik Merapi. (Foto: iNews.id/Puji Hartono)

MAGELANG, iNews.id – Hujan abu vulkanik akibat letusan freatik Gunung Merapi yang terjadi pada Rabu (23/5/2018) dini hari semakin meluas. Guyuran abu vulkanik itu menyelimuti bangunan cagar budaya Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah yang berjarak sekitar 25 kilometer.

Petugas dari Balai Konservasi Borobudur terus memantau dan membersihkan bangunan candi dari abu vulkanik. Tim tersebut kemudian mengamati dan mengambil sisa abu yang mengenai bangunan candi dan recanaya abu yang diambil akan diteliti di laboratorium Balai Konservasi Borobudur.

Kepala Seksi Balai Konservasi Borobudur, Iskandar Siregar mengatakan, sejuah ini hujan abu tipis belum ada pengaruh terhadap candi namun jika terjadi hujan abu yang terdas dengan intensitas deras dapat mengakibatkan kelapukan bebatuan.

“Kami terus memantau perkembangan Merapi. Tadi pagi memang sempat diguyur hujan abu dan sudah kita bersihkan,” katanya.

Dia menjelaskan, yang paling dikhawatirkan dari abu vulkanik yakni keasamannya jika terkena air karena akan mempercepat pelapukan batu candi.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Momen Sakral Puncak Waisak, Ribuan Lampion Diterbangkan di Candi Borobudur

57 tahun lalu

Khidmat, Ribuan Umat Buddha Ikuti Detik-Detik Waisak di Candi Borobudur

57 tahun lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas 2 Km ke Arah Barat Daya

57 tahun lalu

Panitia Temukan Kecurangan Peserta UTBK di Magelang, Gunakan Perangkat di Telinga

57 tahun lalu

Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Masih Tinggi, Warga Diminta Waspadai Awan Panas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal