Para petani saat menanam juga harus melihat potensi daerah lain, sehingga hasil panen di wilayah Selo, jenisnya tidak berbenturan dengan wilayah lainnya.
"Karena semua menanam dengan jenis tanaman yang sama, harganya pasti akan turun. Jadi memang harus jeli melihat petani lain dan bagi-bagi informasi agar bisa mengatur strategi tanam," katanya.
Sementara itu, luas ladang tanaman wortel yang siap panen di wilayah Selo, sekitar 130 hektare. Sebelumnya, luas lahan pertanian keseluruhan sekitar 400-an hektare, tetapi sebagian besar sudah panen dan tersisa sekitar 130 hektare tanaman wortel.
Salah satu petani asal Desa Samiran Selo, Boyolali, Nardi (40) mengatakan, luas lahan pertanian milikinya sekitar 2.200 meter persegi dan kini ditanami tanaman wortel. Dia meminta dinas terkait di Boyolali, untuk memfasilitasi para petani sayur baik jangka pendek maupun jangka panjang.
"Sehingga para petani tidak kewalahan saat menjual hasil panen. Kami mengusulkan kepada dinas terkait untuk memfasilitasi petani sayur di Selo dengan jalur distribusi hasil panen," katanya.