Petani Kopi di Temanggung Disarankan Tumpang Sari dengan Jahe, Ini Keuntungannya

Antara
Ilustrasi – Petani di Kabupaten Temanggung memanen kopi Robusta di perkebunan.(Antara Foto/Anis Efizudin).

TEMANGGUNG, iNews.id Petani kopi di Kabupaten Temanggung disarankan melakukan tumpang sari dengan tanaman jahe agar lahan lebih produktif. Budi daya kedua tanaman dimungkinan karena jarak tanaman kopi tidak begitu rapat.

Kepala Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Temanggung, Joko Budi Nuryanto mengatakan, dalam satu hektare idealnya bisa mencapai 1.400-1500 tanaman kopi. Namun kebanyakan petani di Temanggung dalam satu hektare hanya diisi sekitar 700 tanaman.

"Dengan jarak tanam seperti itu, maka sangat memungkinkan tumpang sari dengan jahe, sehingga sambil menunggu panen kopi, petani dapat tambahan hasil dari jahe," kata Joko Budi Nuryanto, Jumat (31/3/2023). 

Apalagi tanaman jahe tidak merusak tanaman lain. Tumpang sari dengan jahe sudah dilakukan Garut, Jawa Barat dan hasilnya bagus.

Joko tidak menyarankan petani kopi melakukan tumpangsari dengan tanaman pisan. Sebab bisa menjadi sumber sarang nematoda, sarang penyakit tanaman kopi.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Kematian Satu Keluarga di Temanggung, Polisi: 4 Korban Keracunan Gas

57 tahun lalu

Terungkap! 4 Orang Sekeluarga Tewas di Posong Temanggung Dikenal Hobi Kamping

57 tahun lalu

Keraton Yogya Berduka, Bagas Korban Tewas saat Glamping Ternyata Fotografer Tundha Yekti

57 tahun lalu

Sekeluarga Tewas saat Glamping di Temanggung, 1 Korban di Antaranya Mahasiswa UGM

57 tahun lalu

Sekeluarga asal Semarang Tewas saat Glamping di Temanggung, Keracunan Makanan?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal