Petani di Lereng Merapi Ternyata Tak Tahu Hargai Cabai di Pasaran Naik, Kok Bisa?

Tata Rahmanta
Petani di Desa Soroteleng, Kecamatan Selo Boyolali tak mengetahui jika harga cabai di pasaran mengalami kenaikan. (iNews/Tata Rahmanta)

BOYOLALI, iNews.id - Para petani cabai di lereng Gunung Merapi Boyolali ternyata tidak mengetahui bila harga cabai di pasaran mengalami kenaikan. Mereka tak mengikuti perkembangan harga cabai di pasaran yang melonjak tajam.

Harga cabai merah keriting d tingkat petani hanya Rp35.000 per kilogram. Sementara di pasaran cabai merah keriting bisa mencapai Rp500. 000 hingga Rp55.000 per kilogram.

Diduga ketidaktahuan petani terkait perkembangan harga cabai di pasaran karena selama ini para petani menjual hasil panennya hanya kepada tengkulak dengan cara diambil ke rumah.

“Sejak awal panen seminggu yang lalu, harga cabai hanya di kisaran Rp35.000 per kilogram,” kata Siswoto Sikas, petani cabai, Jumat (17/12/2021).

Para petani berharap apabila harga cabai benar naik, supaya para tengkulak juga membeli hasil panen ikut naik.

Sehingga para petani bisa untung. Dalam satu patok lahan pertanian para petani membutuhkan lebih dari 2.000 pohon cabai dengan biaya produksi Rp4 juta hingga Rp5 juta.
 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
14 hari lalu

Viral Petani di Tuban Terbang Pakai Drone Raksasa, Angkut Pupuk Lewati Tambak

20 hari lalu

4 Kendaraan Kecelakaan Beruntun di Boyolali, Pengemudi Avanza Tewas

22 hari lalu

Konvoi Pesilat di Boyolali Berakhir Ricuh, 4 Orang Terluka 2 Motor Dibakar

31 hari lalu

Jombang Geger, Mayat Pria Ditemukan di Area Persawahan Dusun Semanding

1 bulan lalu

Terungkap Motif Menantu Tega Racuni Mertua dengan Sate Ayam di Boyolali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal