Personel Satpol PP Gencar Patroli, Warga Yogyakarta Jangan Keluyuran

Kuntadi
Penyemprotan disinfektan dengan water cannon di Yogyakarta (Foto: Instagram/Polda Jogja)

“Program-program ini terutama untuk kegiatan operasi pagi dan malam kita kerjasamakan dengan Polri dan TNI. Mereka kan punya program serupa, nah ini yang kita gabungkan, agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal," ucap Noviar.

Saat ini, pada salah satu program yaitu patroli, Satpol PP mengadakan operasi gabungan bersama dengan Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta, Korem, Samapta Polda DIY dan Brimob. Dalam operasi tersebut juga sekaligus dilakukan penyuluhan terhadap masyarakat yang dilakukan secara bergantian oleh masing-masing pimpinan dari personil.

Selain itu, Satpol PP DIY juga bekerjasama dengan Dishub DIY untuk melakukan pemantauan pemudik. Ada tiga titik jalur utama DIY yaitu Tempel, Temon dan Prambanan untuk memastikan siapapun yang masuk ke DIY mengikuti protokol yang telah ditetapkan. Sedangkan untuk mereka para pemudik yang telah masuk ke DIY, tetap mendapatkan pengawasan agar melakukan isolasi mandir selama 14 hari sesuai ketentuan.

“Kami kerahkan Linmas yang berada di desa-desa untuk terus memantau para pemudik yang harus melakukan isolasi. Ini juga kami kerjasamakan denga RT- RW setempat agar tetap terpantau dengan baik sehingga penanggulangan Covid–19 berjalan dengan baik,” ucapnya.

Saat ini, untuk menanggulangi wabah ini, tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Harus melibatkan semua pihak dengan terus bergotong royong dan saling berempati, juga tidak boleh egois. Masyarakat sebagai garda terdepan melawan Covid–19 harus bahu membahu dan memiliki kesadaran yang tinggi untuk melaksanakan himbauan pemerintah. Melalui Hotline Satpol PP 0274-5021060 masyarakat bisa melaporkan apabila ada kerumunan di masyarakat yang perlu untuk di bubarkan.

Nantinya petugas Pol PP akan mendatangi tempat tersebut. Hotline ini terpadu untuk seluruh kabupaten/kota di DIY dan petugas siap selama 24 jam. Oleh karenanya masyarakat tidak perlu khawatir tidak mendapatkan respon apabila melapor mengenai adanya keramaian atau kerumunan.

“Peran serta masyarakt untuk memerangi Covid–19 adalah kunci untuk memutus matarantai penyebaran virus. Tingkatkan kesadaran diri, dan jangan ragu untuk melaporkan apabila ada kerumunan,” ujarnya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
12 hari lalu

Gunakan Alat, Puluhan Bangunan Liar di Pasar Pagesangan Surabaya Dirobohkan

1 bulan lalu

Tempat Hiburan Malam Jadi Pesta Gay di Karawang Ternyata Jual Minuman Beralkohol Tanpa Izin

1 bulan lalu

Tempat Hiburan Malam di Karawang Ditutup Sementara Usai Viral Video Pesta Gay

2 bulan lalu

Asyik Ngobrol saat Upacara Hari Pancasila, Sejumlah ASN di Majalengka Digaruk Satpol PP

2 bulan lalu

Pengemis Modus Ngesot di Jam Gadang Bukittinggi Ditangkap, Ternyata Bisa Jalan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal