Perpuhi Minta Pemerintah Sediakan Booster Vaksin untuk Calon Jemaah Umrah

Antara
Ketua Perpuhi Her Suprabu Foto: ANTARA/Aris Wasita.

SOLO, iNews.id - Perhimpunan Pengusaha Biro Ibadah Umrah dan Haji Indonesia (Perpuhi) menyebut aturan terkait vaksin Covid-19 masih menjadi kendala ibadah umrah tahun ini. Pemerintah diminta menyediakan booster vaksin bagi calon jemaah umrah.

"Ada beberapa kendala terkait vaksin, sertifikat vaksin yang belum terbaca di Arab Saudi," kata Ketua Perpuhi, Her Suprabu di Solo, Senin (11/10/2021) kemarin. 

Ia mengatakan, sejauh ini vaksin Sinovac belum diakui oleh Pemerintah Arab Saudi. Oleh karena itu, solusinya adalah pemerintah membantu menyediakan booster vaksin bagi calon jemaah umrah.

"Vaksin yang diakui di Saudi Arabia adalah moderna, pfizer, astra zeneca, dan Johnson and Johnson. Sementara sekarang, sertifikat vaksin dari Indonesia belum bisa terbaca oleh pihak Saudi Arabia," katanya.

Oleh karena itu, ia berharap penyediaan booster vaksin segera dilakukan mengingat sesuai dengan aturan pemerintah Arab Saudi, calon jemaah umrah sudah memperoleh booster vaksin paling tidak 14 hari sebelum keberangkatan.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pria di Malang Kirim Pekerja Migran Ilegal Bertahun-tahun, Korban Disiksa di Arab Saudi

57 tahun lalu

Visa Petugas Haji Dibatalkan, Embarkasi Medan Pastikan Pelayanan Jemaah Tak Terganggu

57 tahun lalu

Wisatawan Arab Saudi Tewas usai Jetski Terbalik Diterjang Ombak di Palabuhanratu

57 tahun lalu

Gawat! Timnas Indonesia Krisis Kiper jelang Lawan Arab Saudi, Tersisa Ernando Ari?

57 tahun lalu

Ngeri! Arab Saudi Rekrut Pelatih Set Piece Arsenal Jelang Hadapi Timnas Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal