Perintah Kapolda ke Kapolres: Jangan Beri Tempat bagi Kelompok Intoleran hingga Premanisme di Jateng

Ahmad Antoni
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat memberikan keterangan pers dalam rilis akhir tahun 2020 Polda Jateng, Rabu (30/12/2020). (iNews/Ahmad Antoni)

SEMARANG, iNews.id - Pemberantasan kelompok-kelompok intoleran menjadi perhatian khusus bagi kepolisian daerah (Polda) Jawa Tengah. Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan bahwa tidak ada tempat di Jawa Tengah bagi radikalisme, terorisme dan premanisme.

"Tidak ada tempat bagi radikalisme, terorisme, dan premanisme di Jawa Tengah," kata Kapolda Jateng saat rilis akhir tahun 2020 Polda Jawa Tengah di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Semarang, Rabu (30/12/2020).

Ahmad Luthfi mengatakan bahwa kelompok intoleran selama ini selalu menganggap musuh terhadap orang-orang yang dinilai beda pemahaman.

"Intoleran ini kalau beda dianggap musuh. Naik jadi radikal kalau bisa mengganti dasar negara, naik jadi teroris kalau sudah menggunakan alat," katanya.

Sebab itu, pihaknya juga telah mengingatkan kepada semua Kapolres untuk tidak memberi tempat bagi kelompok intoleran hingga premanisme tersebut.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ngeri! Preman di Medan Siram Bensin dan Ancam Bakar Warung gegara Tak Diberi Uang

57 tahun lalu

Pemkot Surabaya Bentuk Satgas Penindakan Premanisme-Mafia Tanah usai Kasus Nenek Elina

57 tahun lalu

Preman Rampas HP Pengemudi Mobil di Muara Enim Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Tegas! Kapolres Lombok Tengah Akan Tindak Debt Collector yang Ambil Paksa Kendaraan Warga

57 tahun lalu

Brimob Polda Maluku Musnahkan Ratusan Bahan Peledak, Barang Bukti Kasus Terorisme

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal