SEMARANG, iNews.id – Peringatan pertempuran lima hari di Semarang berlangsung sederhana namun penuh makna. Kegiatan peringatan dipusatkan di halaman Museum Mandala Bhakti, Jalan Soegijapranata No 1 Kota Semarang, Kamis (14/10/2021) malam.
Dalam kegiatan tersebut bertindak sebagai Irup Wali Kota SemarangHendrar Prihadi. Tampak hadir Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Widi Prasetijono, Wakil Wali Kota Hevearita G Rahayu, Kabintaldam IV/Diponegoro Letkol Caj Tauhid, Dandim 0733/Semarang Kolonel Inf Yudhi Diliyanto, Danyon Arhanud-15 Letkol Arh Muda Setyawan, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar, serta Forkopimda Kota Semarang.
Dalam amanatnya, Wali Kota Semarang mengatakan tepat 68 tahun lalu, Founding Father Indonesia Dr Honoris Causa Ir Soekarno telah meresmikan Monumen Tugu Muda sebagai bentuk penghargaan kepada pahlawan yang telah gugur dalam peristiwa tersebut serta untuk mengenang perjuangan para pemuda dalam mempertahankan Kota Semarang dari tangan penjajah.
“Meskipun telah berlalu 76 tahun lamanya, namun semangat perjuangan tidaklah boleh padam dalam diri kita sebagai warga Kota Semarang,” kata wali kota yang akrab disapa Hendi ini.
Dia mengatakan, sebagai generasi penerus bangsa harus dapat meneladani dan memaknai nilai-nilai perjuangan para Pahlawan yang telah gugur di dalamnya guna sebagai landasan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan untuk kemajuan Kota Semarang. Karena di masa yang akan datang kita akan dihadapkan kepada tantangan-tantangan yang baru.