“Jadi benar ada peristiwa penganiayaan. Kejadiannya di gereja dan korbannya seorang pendeta,” ujar Kapolres Purworejo AKBP Indra Manungsong, Kamis (3/10/2019).
Menurutnya, belum ada unsur-unsur lain dalam kasus penganiayaan ini dan penyelidikan masih dilakukan. Korban juga mengaku tidak mengenali pelaku.
“Pelaku ini ada indikasi gangguan kejiwaan dan masih diamankan di rumah sakit untuk kepentingan observasi,” katanya.
Kasus penganiayaan berat dengan senjata tajam tersebut sudah ditangani polisi. Korban yang sudah mendapat tindakan medis juga telah memberikan keterangan.