Pendapatan APBD Jateng Tak Capai Target, DPRD Pertanyakan Tunggakan Pajak Rp932 Miliar

Ahmad Antoni
Pimpinan DPRD Jateng menyoroti persentase realisasi pendapatan APBD Jawa Tengah 2021 yang berada di bawah rata-rata nasional. (Foto: Ilustrasi/Ist)

Sukirman mengatakan, ke depan harus ada perangkat yang cukup kuat untuk mencegah hal tersebut terulang. Di antaranya, sosialisasi pembayaran pajak harus digencarkan. 

Selain itu, Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Tengah wajib menghitung detail potensi wajib wajak, atau potensi jumlah kendaraan bermotor, serta menggerakkan keterlibatan semua perangkat pemerintah untuk mensosialisasikan kewajiban membayar pajak.

"Kami juga merekomendasikan program promosi reward bagi pembayar pajak yang disiplin dan operasional untuk tenaga penarikan pajak, kalau perlu door too door harus kembali diupayakan, serta kreativitas lainnya," kata politisi PKB tersebut.

Menurutnya, evaluasi ini harus menyeluruh dan dipimpin langsung Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Menurutnya, realisasi pendapatan APBD Jawa Tengah 2021 yang rendah cukup memprihatinkan jika dibandungkan dengan pemerintah pusat yang berhasil meraih realisasi pajak 100 persen.

Pimpinan DPRD Jawa Tengah, lanjut dia, sudah memanggil Plt Kepala Bapenda Jawa Tengah Peni Rahayu untuk berkoordinasi. "Ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Bu Peni menyampaikan, bahwa karena kita tidak menurunkan target pendapatan, maka tidak tercapai,” kata Sukirman. 

“Sementara provinsi lain ada kesepakatan merevisi target pendapatan pada tahun 2021. Namun terlepas provinsi lain bisa ada kesepakatan revisi penurunan target pendapatan, tetapi jika target sudah ditetapkan memang segala upaya harus kita lakukan," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kekeringan Mulai Landa Cilacap Jateng, 2 Desa Krisis Air Bersih

57 tahun lalu

Cerita Nenek Tukang Parkir di Brebes Gagalkan Rampok Pecah Kaca Hendak Ambil Uang Rp3,6 Miliar

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Karanganyar Jateng, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Mayat Perempuan Membusuk Ditemukan di Selokan Pinggir Jalan Arteri Weleri Kendal

57 tahun lalu

600 Kapal Wisata Belum Berizin, DPRD Mabar Dorong Penataan Sektor Bahari di Labuan Bajo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal