Penanganan Banjir Solo, Pemkot Akan Tata Kawasan Tinggal di Pinggir Bengawan Solo

Antara
Petugas SAR dan Relawan mengevakuasi warga dengan menggunakan perahu saat banjir di Kampung Joyotakan, Solo, Jumat (17/2/2023). (Antara)

SOLO, iNews.id – Pemkot Solo akan menata kawasan tinggal di pinggir Sungai Bengawan Solo. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya banjir Solo seperti minggu lalu.

"Dengan kepala BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo.) kami sudah diskusi, nanti akan segera kami tindaklanjuti," kata Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, Selasa (21/2/2023).

Dia mengatakan terkait dengan rumah-rumah yang ada di pinggir Bengawan Solo tidak lepas karena Solo merupakan kota yang padat.

"Rencananya kalau di Solo, pemukiman daerah padat harus hunian vertikal. Kami mulai dari Mojo," katanya. Dia mengakui hingga saat ini masih ada beberapa orang yang tinggal di bantaran sungai.

"Bahkan di dalam parapet masih ada. Harusnya nggak boleh ya, nanti akan kami tindaklanjuti, seperti Mojo, Semanggi. Kami sedang gencar-gencarnya pembangunan kawasan kumuh. Nanti itu akan disentuh," katanya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Momen Wapres Gibran Tinjau Langsung Keberangkatan Jemaah Haji di Bandara Juanda

57 tahun lalu

Wapres Gibran Kunjungi Papua, Tinjau Infrastruktur di Nabire hingga Timika

57 tahun lalu

Solo Geger! Banjir Aneh Airnya Berwarna Merah, kok Bisa?

57 tahun lalu

Wapres Gibran Batal ke Yahukimo, Ini Kata Bupati Didimus Yahuli

57 tahun lalu

Gibran Batal ke Yahukimo, Pangdam Cenderawasih Ungkap Fakta dan Analisis Intelijen Terkini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal