Penanganan Banjir Semarang dan Soloraya, Ganjar: Perlu Konservasi Daerah Aliran Sungai

Eka Setiawan
Sejumlah wilayah di Kota Solo saat terendam banjir. (Antara)

SEMARANG, iNews.id -Gubernur JatengGanjar Pranowo menyebut perlu dilakukan konservasi di daerah aliran sungai (DAS) sebagai langkah jangka panjang pencegahan musibah banjir. Pada jangka pendek, modifikasi cuaca akan dilakukan.

Hal itu diungkapkan Ganjar saat ditanya terkait banjir di wilayah Kota Semarang dan Soloraya akhir pekan lalu. Perihal banjir di Soloraya, Ganjar menyebut udah mengecek di Kota Solo, Karanganyar, Sukoharjo hingga Wonogiri. 

"DAS-nya (daerah aliran sungai) mesti kita cek betul termasuk kondisi hutan yang ada di sana," kata Ganjar, Selasa (21/2/2023).

Selain itu, Ganjar juga menyoroti banjir yang sempat melanda perumahan di kawasan Tembalang akhir pekan lalu. Dia mengaku sempat heran, sebab saat itu Kota Semarang hanya hujan gerimis.

Saat ditelusuri, ternyata banjir itu adalah air kiriman dari sungai yang berhulu di wilayah Kaupaten Semarang alias daerah di atas lokasi terdampak. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

57 tahun lalu

Hujan Deras dan Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Pati Terendam Banjir

57 tahun lalu

Kondisi Terkini Banjir di Cirebon, Ribuan Rumah Masih Terendam

57 tahun lalu

Banjir Rendam Jalur Pantura Cirebon, Kemacetan hingga Lebih dari 4 Km

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal