Pemprov Jateng Selidiki Masker Mahal hingga ke Distributor

Nani Suherni
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jateng sidak ke apotek dan distributor masker (Foto: Dok Pemprov Jateng)

"Alokasi tersebut, untuk memenuhi apotek dan tenaga medis. Kami biasanya dapat 20 karton, sekarang sejak ramai korona cuma dapat dua karton," kata Direktur Mitra Utama Alkesmed Yanuar Ariyanto.

Dia mengatakan, pasokan itu diperoleh dari produsen. Harganya sudah mencapai Rp100.000 per kotak untuk jenis masker operasi. Sementara untuk jenis N95 bisa mencapai lebih dari Rp550.000 per kotak.

Inspeksi kemudian berlanjut ke distributor lain, Sanidata, di Jalan Dr Cipto. Kondisi serupa ditemui, di mana produsen masker hanya menyuplai sedikit barang. Namun, keinginan warga untuk membeli masker sangat tinggi.

Kondisi normal, dalam seminggu distributor bisa mengambil beberapa ribu karton. Namun, sekarang hanya beberapa puluh kotak masker.

"Normalnya itu untuk masker cantol sekitar Rp20.000 per kotak. Namun sekarang mencapai Rp200.000 per kotak karena dari pabrik juga sudah mencapai lebih dari Rp100.000," ucap Ferdinand pemilik Sanidata.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Diduga Tahan Ijazah Sejumlah Eks Karyawan, Pabrik Plastik di Madiun Disidak Disnakerin

57 tahun lalu

Langkah Gubernur Sulut Perkuat Stabilitas Daerah, Ketua DPW Perindo Ditunjuk sebagai Wakil Ketua FKDM

57 tahun lalu

Gedung Disnaker Cirebon Ambruk, DPRD Minta Perbaikan Menyeluruh atau Pindah Lokasi

57 tahun lalu

5 Tempat Wisata di Karanganyar yang Lagi Hits dan Wajib Dikunjungi

57 tahun lalu

Diintimidasi saat Sidak Tambang Emas, Ketua Komisi II DPRD Gorontalo Lapor Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal