"Alokasi tersebut, untuk memenuhi apotek dan tenaga medis. Kami biasanya dapat 20 karton, sekarang sejak ramai korona cuma dapat dua karton," kata Direktur Mitra Utama Alkesmed Yanuar Ariyanto.
Dia mengatakan, pasokan itu diperoleh dari produsen. Harganya sudah mencapai Rp100.000 per kotak untuk jenis masker operasi. Sementara untuk jenis N95 bisa mencapai lebih dari Rp550.000 per kotak.
Inspeksi kemudian berlanjut ke distributor lain, Sanidata, di Jalan Dr Cipto. Kondisi serupa ditemui, di mana produsen masker hanya menyuplai sedikit barang. Namun, keinginan warga untuk membeli masker sangat tinggi.
Kondisi normal, dalam seminggu distributor bisa mengambil beberapa ribu karton. Namun, sekarang hanya beberapa puluh kotak masker.
"Normalnya itu untuk masker cantol sekitar Rp20.000 per kotak. Namun sekarang mencapai Rp200.000 per kotak karena dari pabrik juga sudah mencapai lebih dari Rp100.000," ucap Ferdinand pemilik Sanidata.