“Makanya untuk kelurahan di sekitar situ, nanti mau saya swab massal terutama pada yang nonton,” ucapnya.
Dedy pun mengaku kecolongan dengan peristiwa tersebut. Sebab dia menghadiri kondangan itu pada siang hari, lalu pergi ke Semarang.
“Paginya (Kamis) saya baru tahu informasi ramai-ramai orang, penontonnya banyak. Kalau tahu pas siang itu (Rabu) sudah ramai dan saya hadir, ya sudah saya tegur, saya bubarkan, saya hentikan hiburannya,” katanya, Kamis (24/9/2020).
Meski demikian, kata dia, ada polisi dan Satpol PP yang berjaga di lokasi acara.
“Kemarin memang ada anggota kepolisian yang jaga, Satpol PP juga ada untuk membatasi orang (menghindari kerumunan),” kata Dedy.
Diketahui, konser dangdut hajatan pernikahan dan khitanan putra Wakil Ketua DPRD Tegal Wasmad Edi S viral di media sosial karena digelar di tengah pandemi Covid-19. Panggung besar dan megah lengkap dengan lampu sorot. Penonton yang datang mengabaikan protokol kesehatan dan tidak menjaga jarak. Bahkan, banyak di antaranya tidak mengenakan masker.