Pemilik Warung Makan di Salatiga Keluhkan Kenaikan Harga Telur Ayam

Angga Rosa
Seorang pedagang sembako di Pasar Blauran, Salatiga menunggu pembeli. Foto/IST

Dia berharap, harga bahan baku bisa cepat turun dan stabil. Sebab di tengah kondisi ekonomi yang terbilang masih sulit pedagang tidak mungkin menaikkan harga jual. 

"Pelanggan saya mayoritas pekerja harian seperti sopir dan lainnya. Saya juga harus bisa memahami kondisi pelanggan agar usaha ini bisa tetap berjalan," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang sembako di Pasar Blauran Salatiga Rusminah (43) mengatakan, kenaikkan harga telur terjadi sejak dua pekan lalu. 

Setelah lebaran, harga turun menjadi Rp23.000 per kilogram dan bertahan hingga beberapa pekan. "Setelah itu, naik lagi dan saat ini harga ecerannya Rp26.500 per kilogram," katanya.

Dia mengaku tidak tahu persis penyebab kenaikan harga telur. "Penyebab saya tidak tahu. Sebab permintaan juga konsumen juga normal," ujarnya. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung

57 tahun lalu

Niat Tolong Orang, Remaja di Salatiga Malah Ikut Masuk Jurang 10 Meter

57 tahun lalu

Kerangka Pria Ditemukan di Kontrakan Salatiga, Warga Curiga Penghuni 7 Bulan Tak Terlihat

57 tahun lalu

Tabung Gas Bocor, 5 Warung Makan di Bergas Semarang Ludes Terbakar

57 tahun lalu

Warung Makan di Ternate Ludes Terbakar, Api Diduga dari Kompor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal