Pada hari keagamaan di pondok pesantren itu pun lanjut Ganjar, dari pihak klenteng sering juga menyediakan barongsai. Suasana di sana kata Ganjar bahkan sangat cair.
"Biasanya ada kaum yang biasa disebut sumbu pendek. Namun di sini tidak ada sumbunya kata Gus di sana, ini karena suasana yang sangat cair di antara mereka," ujar Ganjar.
Di lasem pun, tutur Ganjar, seperti diketahui memiliki batik khas. Hanya saja ukirannya merupakan gabungan dari beberapa budaya. "Ada Jawanya, ada Arabnya, juga termasuk Tiongkok," tutur dia.
Di sisi lain saat pelantikan Ketua PSMTI Jateng, Ganjar memuji kegiatan sosial yang dilakukan oleh PSMTI. Dia pun mengutip kata-kata Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
"Jika kita membantu banyak orang maka orang tidak akan menanyakan apa agamamu, apa sukumu apa ras mu. Paling pertanyaan yang keluar adalah apa yang belum dibantu, kira-kira seperti itu," ucap Ganjar.