Kapolda Jateng menambahkan, hasil olah TKP, material yang ditemukan di Pospam Kartasura sama dengan yang ada di rumah pelaku. Bom tersebut jenis low explosive atau berdaya ledak rendah dan masih diledakkan dengan sistem manual.
“Target pelaku bom bunuh diri adalah polisi, bukan masyakarat umum. Pelaku meyakininya sebagai bentuk jihad,” ujarnya.
Informasi yang diperoleh, saat ini kondisi RA yang terluka akibat ledakan bom bunuh diri itu sudah semakin membaik. RA yang sebelumnya dirawat di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Semarang saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif jajaran Polda Jateng.